|

ASUS ZenPower Powerbank Idaman

Asus ZenPower berisi kabel data, powerbank, dan kartu garansi
ASUS ZenPower berisi micro USB cable, powerbank , dan user manual

Saya sering menggunakan hp untuk aktivitas, baik mengecek email yang masuk, cek moderasi komentar di blog, maupun berselancar di dunia maya untuk membaca artikel di media online. Jika sedang sering digunakan, smartphone saya bisa cepat habis baterai karena aktivitas tersebut. Tapi selama ini saya lebih sering mengandalkan charger hp saat baterai butuh diisi. Kalau butuh dicharge ya tinggal colokin kabel charger. Gampang. Tapi pernah suatu ketika saya pusing juga dengan baterai yang cepat habis ini, karena saat itu listrik mati karena kabel rusak sehingga instalasi listrik di rumah harus dibenahi dulu. Handphone mati berjam-jam hingga listrik bisa digunakan lagi.

Kadang saat saya pergi ke luar kota juga hal yang paling krusial salah satunya adalah memastikan baterai kamera dan handphone menyala. Karena bagaimana pun, dua benda itu yang paling dibutuhkan saat jalan-jalan. Kamera untuk mencari foto objek wisata, dan handphone butuh untuk komunikasi dengan saudara. Di tempat wisata seperti Owabong memang ada tempat charger. Jika ingin menyewa tinggal membayar 5 ribu rupiah saja. Tapi saya jadi harus menyediakan waktu untuk menunggu handphone selesai dicharge. Saya sempat kepikiran untuk membeli powerbank, tapi ternyata sebelum sempat membeli, saya justru mendapat powerbank gratis dari ASUS.

Saat menerima paket Powerbank ASUS ZenPower, saya menerima bundel produk yang terdiri dari micro cable usb, user manual, kartu garansi, dan powerbank berkapasitas 10050mAh. Powerbank yang saya terima warnanya silver, cantik ya. Kelihatan elegan, hehe. 😀

Setelah membaca user manual, powerbank mini saya charge dengan kabel  standar berukuran 5V/2A. Pengisian daya listrik ke powerbank Asus ZenPower membutuhkan waktu 6 jam hingga terisi penuh dengan tanda lampu indikator menyala semua. Ada empat lampu indikator yang bisa digunakan sebagai penanda saat mengisi maupun saat menyalurkan daya listrik ke smartphone. Jika indikator berkedip lebih dari 5detik, berarti indikator bahwa powerbanknya error. Jika ada kerusakan, saya bisa menukarnya ke kantor ASUS untuk diganti dengan yang baru asal menyertakan kartu garansi yang berlaku selama enam bulan sejak pembelian.

Saya coba menghubungkan dua kabel, satu kabel charger dan satu micro kabel usb. Jadi saat powerbank dicharge, saya tetap bisa mentransfer daya listrik ke smartphone karena ASUS ZenPower memiliki kecepatan charge yang efisien dan tinggi hingga output 2.4A. Ini berarti, baterai smartphone saya dapat terisi penuh dengan cepat, bahkan untuk smartphone dengan kapasitas baterai besar sekalipun. Asal masih dalam temperatur pengisian: 0°C – 40°C, maka Asus ZenPower masih aman digunakan. Jadi selama di Indonesia yang suhu udaranya standar antara 25°C -33°C, powerbank ini masih memiliki daya tahan terhadap cuaca yang berubah-ubah setiap hari.

Keunggulan ASUS ZenPower :

  1. Berkapasitas besar 10050mAh

Asus ZenPower dapat digunakan untuk semua jenis brand gadget. Saya memakai Samsung, dan ternyata bisa dipakai untuk tiga kali pengisian baterai. Dengan kapasitas sebesar 10050mAh, saya bisa menghemat waktu jika sedang butuh keluar kota atau saat sibuk sehingga tidak sempat mencari charger smartphone.

  1. Zen Aesthetics

Asus ZenPower ini asyik banget digenggam. Karena powerbank Asus Zenpower menggunakan material aluminium yang ringan dengan design surface khusus untuk mengutamakan kenyamanan ketika sedang digenggam.

  1. Warna-warni yang Cantik

Saya memakai warna silver, yang bisa dibawa kemana-mana saat pergi. Warna brilliant silver terlihat elegan dan tidak mencolok. Asus ZenPower memang didesain dengan anodisasi casing aluminium sehingga terlihat berkilau dengan berbagai pilihan warna yaitu : Osmium Black, Sheer Gold, Glamor Red, Azure Blue, dan Brilliant Silver

  1. Multi Layer Protection

Asus ZenPower Bumper berfungsi untuk memberikan permukaan casing yang lebih lembut dan tahan benturan. Saya coba menyimpan powerbank ini di tas, dan rasanya aman-aman saja saat powerbank ini berbenturan dengan benda keras di tas.

  1. Ultra Safety

Untuk memastikan keamanan pengguna, ZenPower didukung dengan 11 teknologi ekslusif PowerSafe untuk menjaga suhu, menjaga tegangan input dan ouput dengan lancar, mencegah terputusnya koneksi secara mendadak serta mencegah waktu charge baterai yang berlebihan.

Jika saya mencabut powerbank saat belum terisi penuh, koneksi tidak langsung terputus, namun masih bisa menyala berapa detik. Jadi pastinya jika tiba-tiba listrik mati, powerbank tidak mudah rusak karena koneksi listrik yang terputus tadi. Oiya, energi yang disimpan juga aman selama masih dalam temperatur yang sesuai dengan instruksi di buku manualnya.

ASUS ZenPower memiliki kapasitas besar dan standar kenyamanan yang tinggi sehingga aman digunakan. Overall, saya puas memakai produk ini. Meski saya dapatnya gratis, tapi kualitasnya nggak murahan. Cobain deh. 😀

asus zenpower - user manual yang wajib dibaca pengguna
asus zenpower – user manual yang wajib dibaca pengguna (sumber : jakartanotebook.com)

Spesifikasi ASUS Zenpower

  • Tipe baterai: Japanese Lithium-ion rechargeable cell
  • Kapasitas: 3.6V / 10.050mAh
  • Input/ouput: DC 5V 2.0A / DC 5V 2.4A Quick Charging
  • Waktu pengisian: 5,5 Hours with standard 5V/2.4A cable 6 Hours with standard 5V/2A cable
  • Ukuran dimensi: 90,5 x 59 x 22 mm
  • Berat: 215 gram
  • Harga: Rp. 269.000
  • Garansi : Enam (6) bulan

Similar Posts

15 Comments

  1. Wah…kapasitasnya besar ya..cocok dibawa saat jalan2.. Aku blm pernah beli powerbank selama ini krn bentuknya besar shg malam membawanya.. Ttp aku pernah punya pengalaman sgt butuh powerbank.. Ketika itu aku jalan2 ke luar..trus di hotel aku kesulitan charge hape krn colokannya gak pas..beda dgn colokan yg ada di Indonesia.. Akhirnya aku mesti pinjam hape teman utk komunikasi.. Kayaknya powerbank Asus bisa jadi solusi ya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *